Bulan lalu, saya bercerita akhirnya kakak saya menikah, kakak perempuan saya, Mba Ocha. Lalu, malam ini, saya baru saja pulang dari Gedung Balai Kartika, tempat kakak laki-laki saya, Mas Ido menyelenggarakan acara resepsi pernikahannya. Iya, 10 Mei 2015 ini, kedua kakak saya resmi sudah menikah.
Tau nggak apa yang terjadi tadi pagi, jam sembilan pagi, sebelum rombongan keluarga kami menuju rumah pengantin perempuan untuk melakukan akad nikah?
Saya nangis di kamar, ngunci kamar. Nangis sendirian. Padahal udah dandan udah pake baju mau berangkat, tiba-tiba saya menciut. Ga terima. Ga rela. Ga mau. Gamau semua ninggalin saya, adik terkecilnya gitu aja. Delapan belas tahun saya tinggal di rumah ini, tiba-tiba mereka mau pergi aja gitu? Gaada juga pernah, mereka berdua, mau mba Ocha mau mas Ido, ga ada yang pernah bilang ke saya kalau mau menikah dan pergi.
Saya sedih.
Saya ditinggalin.
Saya sendirian.
--
May 10, 2015
April 25, 2015
Cerita: Kakak Saya Akhirnya Menikah
Terakhir kali saya menulis tentang keluarga saya di sini,
saya ceritakan bagaimana hecticnya mengurus sebuah resepsi
pernikahan hanya dengan campur tangan tiga orang saja. Tapi toh, kami berhasil
menyelesaikannya dengan sempurna. Hahaha. Lalu, tiba-tiba saya bingung banget di sini ketika saat itu
kedua kakak saya tiba-tiba saling bertunangan. Iya
lho, dua-duanya, dalam dua bulan berturut-turut. Ini fenomena apasih.
Kakak laki-laki saya, Mas Ido, sudah menjalin hubungan
dengan pacarnya sekitar lima tahun. Mulai dari mahasiswa baru sampai sudah jadi
pegawai. Mulai tiap hari kuliah bareng sampai sekarang ldr karena
pekerjaan. Mulai tiap malem minggu ngapel sampai akhirnya saat
peringatan hari jadian mereka yang kelima kemarin, saya jadi tumbal buat beli
hadiah, bunga, dan kasih surprise ke Mba Endah, karena Mas Ido di Jakarta.
Kenapa saya yang jadi korban ya.. ini fenomena apalagi sih.
Sampai akhirnya bulan Mei lalu, Mas saya berani untuk maju
satu langkah ke depan, sebuah pertunangan. Apasih ya kaya lamaran gitu. Setelah
pertemuan demi pertemuan sembari makan malam antara dua keluarga, hari itu, 19
Mei 2014, kami sekeluarga dan rombongan datang ke rumah Mba Endah. Lengkap
dengan segala bawaan untuk melamar anak orang, berakhirlah acara siang itu
dengan cincin palladium di jari mereka. Yap. Kakak laki-laki saya yang biasa
jadi teman adu kekuatan (read: berantem) udah berani ngelamar anak orang aja.
Lalu, kakak perempuan saya, Mba Ocha, sudah menjalin
hubungan dengan pacarnya setahun belakangan ini. Cinta lokasi saat
menyelesaikan studi S2nya di FTTM ITB. Lucu sih, dia yang harus ldr dengan
pacarnya di Surabaya akhirnya tidak kuat, lalu putus. Eh di sana, Mas Singgih
ini, seniornya yang dikenalkan teman saat cari kos-kosan di Bandung juga baru
putus. Dengan modal mengajari dan membantu si junior survive, jadilah mereka
menjalin sebuah hubungan. Luar biasa. Saya kok ga kecipratan yang kaya gini
sih.. Kenapa..
March 22, 2015
A Story: Unair for Harvard National Model United Nations 2015
United States of America has been amazing. I flew back from US on February 23rd, while I just arrived Surabaya, on the same day my fourth semester started. How beautiful my jet lag after 24 hours on the air mixed by studying new semester. One post isn't enough to describe all the lovable journey with my seven friends in the middle of winter in New York City, Boston, and Washington DC. Three weeks living abroad, only with this kiddos, with huge baggage brought to travel the cities, with lots of confuse, with bunch of new stories and lessons, with the courage in the conference, with many new people we met, I feel blessed can complete this delegation journey. I really want in to be last longer, don't you guys? So here it goes some happiness put on our faces.
| On the plane to from Jakarta to Japan (pardon my face) |
February 4, 2015
USA, I am coming!
It's been long time since the last paragraph I wrote in last year hahaha hi! I just wanna tell you (if you wanna hear tho) if right now, Wednesday, February 3rd 2015, 2.01 a.m. I'm in Garuda Miles Lounge, Soekarno Hatta Airport. I'm waiting for the flight this morning with my seven friends. We're as a group of Official Representative of Universitas Airlangga Delegation for Harvard National Model United Nations 2015. Wanna know? Check this. We have been preparing for this in more than a half year. Please pray for us to bring the hammer home. See you in three weeks guys! Bismillah!
December 31, 2014
2014: Get Along Into New Societies
Hi, good night, people!
Here I am again. On a new-year night, lay down on my bed, drink hot chocolate, eat chips, with books and papers messy around. Oh God, today is the end of the year, is it sounds great? Not really for me. Hahaha. I still have many things to do, problems to deal, exams to fight, and responsibilities to be done. But, stop. It won’t be the other trashy post where I yell around complaining of things. Won’t do it here again.
Like how I used to fill my post of year end, I will write down things I’ve done and lesson learned. Beware! It is only me talking around about my life goes on!
Back to early of this year, my January as a college student is much more relieved than as high school student. I had my very first end semester final exam and my very first decision to join in a student organization. Even the rest month after the exam is a holiday, I regularly went to campus on holiday since I apply and join recruitment process of the organization. But still, it does better than High-School-exam-series-and-nightmares. Lol. So subjective. Then I was chosen as external division staff in my major student organization, Himpunan Mahasiswa Akuntansi Universitas Airlangga 2014.
Subscribe to:
Posts (Atom)
©
Adelia Budiarto | All rights reserved.
