September 5, 2014

Deserve?

Everyone deserves a life
Everyone deserves a good feeling
Everyone deserves to be happy for people they loved
Everyone deserves to be happy because people who loved them
Everyone deserves someone in their life who will make them happy
Who will make their life meaningful
And I
Deserve it, too
But you, also the same

You can be happy because of someone else
Or you can be a reason for someone to be happy
But once you are happy, there will be the one out there who get hurts
It's like a game, one win, other lose
One happy, other hurt
Maybe you'll play the game, even when you know you're gonna loose
And sometimes you'll leave the game, even when you know you're gonna win
The bravery to face your fears, that's all matters

Sometimes you have to learn
Learn to not only want to be happy because someone treats you nice
But also learn how to be the reason for someone to smile
And now maybe you're happy, but he sad
But when I try to make him happy, you're mad
There are no meeting point between you, I, or him
But I know that's not the problem
The decision who has the responsibilities
My decision matters?
I don't think so
I won't choose, I don't have right to choose
Because you guys are not an option
Me neither

But still
Thank you for the smile and laugh
Or, tears
Thanks God for letting us know each other
For letting us across each other road
Thank you for the feeling of 'forever within numbered days'

But,
Sometimes you just got to accept that some people can only be in your heart, not in your life.


--
Adelia Budiarto
SHARE:

August 7, 2014

Seru-seruan Mudik Lebaran 2014

Sabtu, 26 Juli 2014,

Sehari setelah ulang tahunku, kami melakukan tradisi rutin masyarakat Indonesia menjelang hari lebaran: mudik. Keluargaku yang terpisah jauh sendiri mencari keberuntungan di Surabaya sudah memiliki kegiatan wajib mudik ke daerah asal papa dan mama, di Jawa Tengah. Setiap tahunnya, kita memiliki perjalanan wajib dengan tujuan Jogja (rumah Pakde, saudara, dan teman-teman papa), Purworejo (keluarga mama), Ambarawa-Magelang-Parakan-dan sekitarnya (keluarga papa). Sebenarnya ada rumah-rumah saudara lain yang siap dikunjungi di Semarang dan Solo, tapi tidak setiap tahun kami kesana. Dan tahun ini, kami melaksanakan rute wajib ditambah menginap di Solo, di rumah keluarga mas Singgih, besan baru gitu ceritanya haha.

Papa yang selalu menjadi tumpuan yang menyetir mobil biasanya lebih memilih berangkat dini hari setelah sahur, biasanya kami pulang kampung dua atau tiga hari sebelum lebaran, kami memilih mobil karena kami berlima dengan segala barang membutuhkan tempat yang mencukupi ditambah lagi tempat-tempat yang harus kami datangi cukup banyak, jadi mobil menjadi lebih praktis karena bisa jadi lemari berjalan ke setiap kota. Haha. Kali ini, karena mbak-mbak di rumah baru pulang Jumat malam, dan menyiapkan rumah yang akan ditinggalkan, kami baru memulai perjalanan pada Sabtu pagi, sekitar pukul tujuh. One thing missed, kami Cuma berempat, karena mbak Ocha, yang sudah menikah dan sudah bekerja di Total, Balikpapan (I haven’t post about her super-fast wedding anyway haha next time will be) belum punya izin cuti, jadi dia Cuma punya jatah libur tiga hari sesuai tanggal merah, dan karena susah dapet tiket, akhirnya dia pulang dapet tiket ke semarang, dan bakal dijemput ke Solo,  jadi kami berempat bakal ketemu dia di Solo sehari sebelum lebaran.
SHARE:

August 4, 2014

My Favorite Part


My favorite part is the dew, while yours is the sunrise
Days left fot us, only a few; it's not forever, but still nice

My favorite part is the leaf, while yours is the flower
I never want to leave, but it's also hard to get us together

My favorite part is the lyric, while yours is the music
The distance makes me sick, but there's no option I can pick

My favorite part is the sea, while yours is the mountain
I'll never set you free, I'm afraid you won't come back again

My favorite part is the blue sky, while yours is the white cloud
When you say goodbye, my heart's screaming out loud

My favorite part is the moon, while yours is the dark sky
Please come back soon, before I say goodbye

My favorite part is the dust, while yours is the solid ground
I gave you all my trust, but you just left me a wound.


--
Words from Bernard Batubara in Cinta. (baca: cinta dengan titik).
Picture from tumblr.
SHARE:

July 25, 2014

Seventeen, Is It Sweet Enough?

Assalamu’alaikum, 
Selamat malam dunia.

Alhamdulillah, hari ini, Jumat 25 Juli 2014, menjadi salah satu hari bahagia saya di sepanjang tahun ini, menjadi sebuah kado kecil yang memberikan senyuman di hati saya. Alhamdulillah dengan kuasa-Nya, hari ini saya berusia tujuh belas tahun. Mereka di luar sana bilang “Happy sweet seventeen, dela!” It is sweet, isn’t it?

Sejak dini hari tadi, satu per satu ucapan selamat ulang tahun datang kepadaku, sungguh menyenangkan. Mengetahui mereka, keluarga, teman-teman, kerabat saya di luar sana yang memiliki banyak kesibukan masih ingat dan menyempatkan diri untuk memberikan ucapan selamat bagi saya, bukan kah menyenangkan?
SHARE:

June 16, 2014

Cerita: Kakak Saya Bertunangan

The day belong to them, Congrats, Ocha&;Singgih!
Setelah perbincangan sebelumnya mengenai rencana pernikahan kedua kakak saya. Akhirnya, mereka bertunangan. Iya hakikatnya sih bertunangan ini untuk mengikat satu sama lain. Nah biasanya di acara macam ini, ada jajanan yang namanya jenang. Kalau kamu hidup di Jawa, seharusnya familiar dengan jajanan ini. Iya, jenang itu lengket, kenyal-kenyal gitu kalau dimakan. Nah si jenang ini biasanya jadi filosofinya orang bertunangan atau lamaran. Katanya, biar lengket. Lol banget.

Jadi, kakak laki-laki saya bertunangan dengan pacarnya tanggal 18 Mei lalu, dan kakak perempuan saya gantian lamaran tanggal 9 Juni lalu. Ini kenapa sekarang pada pakai cincin semua sih, ya? Lol #iri.
SHARE:
Blogger Template Created by pipdig